Seperti sore-sore yang lain, ba’da maghrib ini aku habiskan untuk tiduran di samping Kimi yang nyuenyaaaaaak tenan. Kupandangi wajah lelapnya, mata yang terpejam damai, hidung yang mungil, sepasang pipi bakpao, dagu yang melekuk dengan cara yang sangat brilian, dan….. bibir kecil yang setiap beberapa saat memperdengarkan bunyi “kcep..kcep..kcep”. Refleks mengisap. Duuhh….inilah rasanya jatuh cinta!
Ah..Kimi, bahkan dalam tidurpun bibir-bibir kecilmu itu tetap (ingin) mengecap susu. Betapa hanya itulah yang kau butuhkan: susu yang mengalir dari tubuh bundamu ini. Miris hatiku waktu ingat kejadian semalam, Kimi rewel, ga mau tidur dan nagis terus sejak isya’ sampai jam 5 pagi. Tubuh dan pikiranku lelah luar biasa. Jam 4 pagi, Kimi masih merengek-rengek tiap kali mau kutidurkan. Dengan nada kasar, kukatakan padanya “Kimi kecil-kecil udah bandel ya, bunda capeeeek banget, Kimi malah nangis terus. Kimi maunya apa sih, Bunda ga tau ahh..” lalu ku tarus tubuh mungilnya di kasur. Setelah itu, Ayahnya yang menimang-nimangnya hingga terlelap pada pukul 5 lewat sementara aku tidur sebentar.
Aduh Kimi, maafin bunda yaa… lha wong kamu Cuma mau minta susu (gratis) aja kok Bunda bisa-bisanya ngomeli kamu yang masih merah… Padahal sekarang ini kamu cuma bisa minta susu thok. Kamu ga minta mainan, minta ini itu, minta liburan ke Hawaii, minta baju dan sepatu bermerek yang harganya sebulan gaji bunda.. Kamu Cuma minta susu dan bunda marah!
Huhuhu…bukan Bunda yang baikkah aku?* Apakah kamu bahagia jadi anak Bunda, Kimi? Ingin rasanya aku mendengar jawaban langsung dari bibir Kimi sekarang juga. Tapi bibir itu Cuma mengecap-ngecap dalam lelap tidurnya. Dan aku jatuh cinta lagi. Sayangnya aku lagi flu, jadi kuurungkan niat untuk mencium pipi-pipi ranumnya. Bunda suayang Kimi. Buanget.
gambar diambil tanpa ijin dari sini
- Menurut beberapa artikel yang pernah kubaca, ibu baru memang kadang bersikap tidak baik pada bayinya atau bahkan merasa tidak menyayangi bayinya (sebagai bagian dari baby blues alias sindroma pascamelahirkan) dan itu tidak berarti bahwa ibu tersebebut bukan ibu yang tidak baik. Semuanya butuh proses, untuk bisa saling menyayangi dengan “dalam” dibutuhkan waktu agak lama, pun antara ibu dan bayinya J
19 November 09 –besok Kimi genap 40 hari-



Sip…sip
jangan sampe baby blues to bu,…mesakke jagoan kecilnya….
selamat menikmati jd ibu muda
Trimakasih, tante Ari. kalo baby blues sih enggak, tapi “menyusui” itu ternyata emang butuh kesabaran luar biasa. ya gapapa sih, yang penting Kimi sehat dan pinter