ruANg tunggu….
Karena hidup adalah ruang tunggu, dimana kemutlakan dan keterbatasan bertemu.
Karena hidup adalah menunggu, dan apa yang kita lakukan selama menunggu akan menentukan sesuatu yang kita tunggu. Apakah kita mau berkeluh kesah atau justru membaca pertanda selama menunggu?
ruANg tunggu….
Dicatat oleh devi, seorang setap yang tidak terlalu berdedikasi dan tidak berkomitmen dan tidak mau lembur, sekaligus seorang istri dan calon ibu yang sangat menikmati hidup… keluhan yang kadang (atau “sering” pada beberapa kesempatan) muncul juga merupakan saah satu cara menikmati hidup.
Catatan tentang hari-hari yang melintas dan pergi. Catatan tentang mimpi yang belum dan tetap ingin dicapai. Catatan tentang puisi dan segala sesuatu yang mampu menyenangkan hati…..
Selamat membaca,
::devi martfiana s::
Jeung, harap di-update yak.
Tahukah dikau, background hitam membuat mata pembaca thithilen?
halah…halah……