ruANg tunggu

puisi.musik.cerita kegelisahan.kesepian.kebahagiaan.kemenangan.apapun sambil menunggu

:: maling dan kita :: July 9, 2009

Filed under: Uncategorized — devinzh4 @ 2:55 am

Bagi kita yang tiap hari disuguhi berita kriminal yang sarkastik, tentu kita berfikir bahwa kemalingan bukan masuk kategori “kriminal berat”, apalagi kalo cuma kemalingan hape dan dompet. Tiap hari kita disuguhi tayangan tentang perampokan, perkosaan, penganiayaan TKI, KDRT, kecelakaan lalin, dll jadi mungkin alam bawah sadar kita merespon hal-hal semacam itu sebagai sesuatu yang biasa (sambil diam-diam bersyukur bahwa semua itu tak menimpa kita *egoisme yang wajar*). Maling dan kemalingan baru akan dianggap menarik perhatian kalau sampai terjadi “main hakim sendiri” hingga si maling babak belur, kalo cuma maling kecil sih biasaa….

gambar borgol

(more…)

 

Ada apa di kotak TV saya… May 22, 2009

Filed under: Uncategorized — devinzh4 @ 8:17 am

::sebelumnya, saya tau kalo tulisan ini sungguh-sungguh nggak penting, tapi kok ya saya pengen posting juga ::

Sekarang –sejak si Mas harus lembur di kantor sepanjang hari- porsi nonton TV jadi makin besar. Pulang kerja, sampe rumah sekitar jam setengah tujuh, setelah sholat magrib terus makan malem sambil nonton TV. Sabtu-Minggu kalo ga pengen keluar rumah juga nonton TV seharian. Paling nggak, sekarang 4 jam per hari nonton TV… padahal dulu jaman masih ngekos bisa tahan berbulan-bulan tanpa TV (karena ga punya TV, and I’m proud of it)…

Ada beberapa acara yang cukup jadi favorit karena kalo dibandingkan acara-acara lain, kualitasnya lumayanlaah…… Beberapa diantaranya adalah reality show. Berikut catatan saya tentang acara-acara tersebut:

1. Tukar nasib (reality show, SCTV), acara ini kayaknya berubah jam tayang, saya ga apal jam tayangnya tapi sering nonton secara ga sengaja.

Disini, ada 2 ‘kubu’ yang dipertukarkan nasibnya selama 3 hari, biasanya sih kubu si kaya dan kubu si miskin. Jalan ceritanya sebenarnya nggak akan beda-beda jauh pada tiap episode, misalnya: anak-anak dari kubu kaya yang merajuk waktu diajak hidup ala si miskin, ibu-ibu dari kubu kaya yang jijik dan mual waktu harus jadi pemulung, dan tentu saja ke-grogi-an si miskin ketika harus tinggal dan hidup dengan gaya si kaya.

Di akhir acara, akan ada sesi memberi hadiah dan kesan-pesan. Si kaya biasanya berkomentar begini: ”Kami jadi semakin bersyukur dengan apa yang kami miliki, anak-anak juga bisa belajar menghargai orang lain, dan kami bahagia bisa menjalani pengalaman yang sangat berbeda”. Dan komentar si miskin adalah: “Enak jadi orang kaya, semoga nanti kita bisa jadi juragan seperti mereka ya, bu, rumahnya besar dan bagus. Kita harus kerja lebih giat, pak”

Ada apa di kotak TV saya?

Ada apa di kotak TV saya?

gambar diambil tanpa ijin dari sini.

Komentar: Reality show ini tidak terlalu mengekspose kesedihan dan mengajak pemirsanya jadi terharu (beda sama “Bedah Rumah” yang kental adegan menangis, misalnya) malahan mengajak kita menikmati sisi-sisi lucu pertukaran nasib 2 ‘kubu’ yang berbeda. Walau terkesan agak monoton dari episode ke episode, tapi lumayanlah. Tapi kadang ada adegan ‘keterlaluan’ yang cukup mengganggu, misalnya ibu-ibu yang ga bisa pake mesin cuci dan malah nyuci di atas closet duduk atau bapak-bapak yang salah meletakkan gagang telpon atau menyangka remot AC sebagai handphone. Adegan-adegan itu hampir selalu dapat ditemukan di setiap episode :( (more…)

 

Hello world! April 29, 2008

Filed under: Uncategorized — devinzh4 @ 4:04 am

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!