ruANg tunggu

puisi.musik.cerita kegelisahan.kesepian.kebahagiaan.kemenangan.apapun sambil menunggu

::BULAN PERTAMA:: Keajaiban itu disini…… April 21, 2009

Sabtu pagi yang agak mendung, sebuah kabar manis dikirim Tuhan buat kami: lewat dua larik garis merah. Setelah ‘telat’ sekitar seminggu, aku baru berani buka dan pake test pack…dan hasilnya positif! Walau sebelumnya aku sempet ingin menunda kehamilan (Mas Aan sih udah pengen banget punya yunior, secara sebentar lagi udah kepala 3..hihi) sekitar setengah atau setahun lagi, tapi ternyata ketika tanda positif itu muncul, aku bahagia bukan alang kepalang juga. Alhamdulillah…..ketika pasangan2 lain harus menghabiskan berpuluh-puluh test pack dengan harap-harap cemas, kami cukup sekali tes dan langsung positif.

ketika sel sperma bertemu sel telur

ketika sel sperma bertemu sel telur

Kesibukan lain setelah itu adalah: browsing list dokter kandungan dan rumah sakitnya. Aku sengaja nyari dokter perempuan, biar lebih nyaman waktu pemeriksaan. Untungnya di Jakarta lumayan banyak dokter perempuan. Setelah bikin daftar singkat dan pilah-pilah, akhirnya pilihan jatuh ke RS. Budi Kemuliaan, selain deket sama kantor juga biaya (pemeriksaan, USG, tarif dokter, biaya bersalin)-nya lumayan terjangkau.

Seminggu setelah pake test pack, kami kontrol pertama ke dokter. Huaah….rasanya aneh juga, datang ke rumah sakit sama cowok (suami, pen.), udah gitu yang kami temui adalah ibu-ibu yang berperut balon semua. (more…)

 

Catatan 25 March 24, 2009

Filed under: Fiksi & Nonfiksi, Jalan2 & Makan2, Mas Aan & Me — devinzh4 @ 3:44 am
Tags:

stawberry cake glow in the dark...;)

stawberry cake glow in the dark...;)

Ulang taun pertama setelah menyandang gelar “nyonya”……

Tepat usia seperempat abad malah terkapar, lemes sampe ga bisa masuk kantor. Tapi justru karena sakit itu-lah aku dapet 2 kue ulang taun:D Satu dari Mas Aan dan satu lagi dari temen-temen SDM. Nyam-nyam….

(more…)

 

Setiap dua meter… March 18, 2009

Filed under: Fiksi & Nonfiksi, Puisi — devinzh4 @ 6:54 am
Tags: ,

Setiap dua meter jalan, terpampang foto kalian

Merayu kami untuk terus berayun-ayun dalam gedongan mimpi

Tentang negeri yang damai-makmur-edi peni

Ooh…jamrud hijau katulistiwa, semarak nian parasmu

Tahun ini dan akan berulang lima tahun ke depan


Setiap dua jengkal tanah kami, kental aroma janji surga

Tentang sembako melimpah, sekolah murah, orang sakit dilayani dengan ramah

Ooh…negeri elok yang kaya raya dan digdaya

Kejayaannya di laut, gunung, hingga daratan jauh sana –ribuan tahun silam-

(more…)

 

Sepotong bulan buat mantan pacar March 17, 2009

Filed under: Mas Aan & Me, Puisi — devinzh4 @ 10:52 am
sepotong bulan buat mantan pacar

sepotong bulan buat mantan pacar

Dulu….sepotong bulan setiap malam, untukmu mantan pacarku

Menemani makan malam kita dari satu kaki lima ke warung tenda lainnya

Atau sesekali melaju menembus lika-liku kota dengan dua roda

Atau kadang kau lebih suka bercerita saja di bawah lampu taman kota

Sementara aku bernyanyi riuh rendah tentang waktu yang berlari tanpa jeda

Sepotong bulan setiap malam, dulu

Untukmu mantan pacarku. Mantan pacar paling baik sedunia

Tapi tidak lagi sekarang,

Biar bulan tetap utuh dan berrotasi sesuai lintasan edarnya

Aku tidak lagi mencari dan menanti

Karena sekarang telah ada sepotong hati yang menemani

Sepanjang malam, pagi, siang, sore, dan malamnya lagi

Kepadanya juga akan kuberikan sepotong utuh hatiku:

Suami sekaligus mantan pacar paling hebat…


(16 maret 09, selamat ulang taun, mantan pacar…Terimakasih telah membuatku jadi istri yang sangat bahagia :)

Catatan: puisi ini pertama kali ditulis tanggal 18 Desember 2008 jam 05. 55 di Stasiun Tugu Jogja, terus disimpen di hape motorola yang baru aja ilang. Karena versi aslinya ilang, jadi-lah versi kedua ini, judulnya sama tapi isinya agak beda.

 

Hujan-hujanan yuuuuuk…… March 16, 2009

Filed under: Fiksi & Nonfiksi, Puisi — devinzh4 @ 9:02 am
Tags: ,

Sekelompok bocah lelaki memperebutkan satu bola plastik tanpa menghiraukan hujan yang semakin deras menguyupkan sekujur tubuh mereka. Tak juga terusik oleh cipratan lumpur atau terganggu oleh ingatan tentang nasehat Ibu-ibu mereka untuk tidak main hujan-hujanan. Tak jauh dari mereka 3 bocah perempuan juga masih asik main ingkling melompati kotak-kotak yang tergores di tanah basah seperti melewati satu fase keriangan ke fase keriangan selanjutnya.

Sebagian dari kita mungkin tergelitik untuk mengingat masa hujan-hujanan waktu kecil dulu saat membaca deskripsi di atas. Yaaa….siapa belum pernah merasakan asiknya main hujan-hujanan?! Kalo pulang sekolah mendung, bukannya jalan cepet-cepet biar ga kehujanan, tapi malah buka baju dan menantang langit, menyongsong hujan. Kalo sekujur badan udah basah…rasanya…ffuuahhhh….kayak aktor bollywood lagi shooting (halaah…).

horeeee....hujaaaaaan.....

horeeee....hujaaaaaan.....

(more…)

 

Hape oh Hape… March 11, 2009

Filed under: Fiksi & Nonfiksi, Mas Aan & Me, Recomended & Not Recomended — devinzh4 @ 7:29 am

Setelah menjalani kebersamaan -kurang lebih- 2 tahun, akhirnya ku harus melepaskanmu…hhhh…. Tepatnya 21 februari 2009, Motorola Z3 dan Siemens A 55-ku melayang..

Motorola RIZR Z3, bukan hape populer. Ga ada yang nyamain tuh:)

Motorola RIZR Z3, bukan hape populer. Ga ada yang nyamain tuh:)

(more…)

 

PROGO: ROMANTISME KELELAHAN… February 23, 2009

Filed under: Jalan2 & Makan2, Recomended & Not Recomended — devinzh4 @ 6:25 am

Ditengah berisiknya roda (??) kereta Progo yang melaju ke arah Jogja, sebuah SMS masuk. “Cukup nyaman ‘kan disana, Dev?”. Aku membalasnya dengan senyuman lelah dan kata “Lumayanlah untuk ukuran seorang Devi”…

Sebagai anggota masyarakat (yang dari dulu hanya bergeser-geser di sekitar garis kemiskinan) aku cukup akrab dengan Progo, kereta ekonomi jurusan Stasiun Lempuyangan Jogja – Pasar Senen Jakarta. Sejak sering ke Jakarta dalam rangka golek gawean aku adalah pelanggan tetap Progo. Progo yang selalu telat 2-5 jam. Progo yang bau rokok. Progo yang selalu penuh sesak. Progo yang dilalulalangi pedagang asongan. Progo yang lampunya sering mati dan puanas minta ampun. Progo-ku..

Potret Progo (dicopi tanpa ijin dari http://www.pasarkreasi.com/dirmember/00001/cah_ayu/content/content-1529-20081024-6-34-85/large/mudik-keretaku-tak-berhenti-lama_1529_l.jpg)

Potret Progo (dicopi tanpa ijin dari http://www.pasarkreasi.com/dirmember/00001/cah_ayu/content/content-1529-20081024-6-34-85/large/mudik-keretaku-tak-berhenti-lama_1529_l.jpg)

Walau belakangan, jadi agak jarang naik Progo. Soalnya ga ada temen yang mau naik Progo lagi. Seiring naiknya taraf kehidupan orang-orang disekitarku, mereka memilih naik Senja Utama, Taksaka, atau bahkan garuda. Aku sendiri masih berminat meneruskan tradisi berdesak-desakan tiap mudik. Mudik bukan mudik tanpa desel-deselan.. :D

(more…)

 

Catatan buat Bos-ku February 23, 2009

Filed under: Mas Aan & Me, Puisi — devinzh4 @ 3:29 am

Kepadamu, aku hanya berjanji di atas materai enam ribu

Tapi kepada suamiku, aku berjanji atas nama Tuhanku

Dengan membawa serta nasib dan seluruh sisa hidupku


Maka, hari ini juga ku ikrarkan….aku memilih telat setengah jam demi sarapan dengan suamiku

Aku memilih tidak lembur sabtu-minggu demi bersih-bersih rumah mungil bersama suamiku

Aku memilih mematikan hapeku diluar jam kerja demi istirahat tenang bersama suamiku

(Devi memang bukan staf yang baik, tapi ingin jadi istri yg baik :D )


family_anime5gambar diambil tanpa ijin dari: http://flickr.com/photos/15570017@N07/2411013001/

 

Kami Pilih Paket Nikah 40 Jt + + February 13, 2009

Filed under: Jalan2 & Makan2, Mas Aan & Me, Recomended & Not Recomended — devinzh4 @ 8:33 am
Prolog:

Basi banget sih ya, review-nya baru sempet di tulis (hampir) 2 bulan setelah acara, udah bukan pengantin baru lagih. Tapi gapapa-lah, paling nggak kenarsisan saya sedikit terwakili dengan tulisan ini. Selain itu, review ini mungkin berguna buat referensi temen-temen yang siap-siap nikah. Cerita dikit, dulu saya waktu persiapan nikah juga nyari referensi dari internet lho, terutama blog capeng (calon penganten, pen), berguna banget. Berawal dari pengalaman memanfaatkan blog orang itulah, tulisan ini terbit ;)

Warning:

Cuma cocok buat capeng berbudget terbatas atau capeng yang mendambakan pernikahan sederhana atau buat siapa saja yang suka kesederhanaan (halaah…)

pw18_phixr_phixr2

(more…)

 

vol. 1.2 February 4, 2009

Filed under: Mas Aan & Me, Puisi — devinzh4 @ 5:33 am

vol. 1

::satu paku::


ada satu paku

di sebelah gantungan kunci motor,

besok, untuk fotomu!

(Ini puisi bikinan Pak Bojo, minta ijin upload disini ya, Pak Bojo :) )

vol. 2

::Dua sajadah::


Dua sajadah terbentang

Tiap pagi, siang, dan petang

Kau di depan, untukku dibelakang

Terhampar dua sajadah

Tempat air mata dan doa tumpah

Dua sajadah. Untukmu dan untukku

(mengenang shalat jamaah di Utan Kayu 39)